Halaman utama daerahkita.com
Halaman utama daerahkita.com
facebook

Kacang Goyang Makanan Ringan Renyah Manis Berwarna-warni dari Manado

DaerahKita 04/04/2023

Ketika berkunjung ke suatu daerah, tak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh khas daerah tersebut. Oleh-oleh yang mudah dibawa pulang untuk diberikan kepada keluarga atau kerabat dekat biasanya berupa makanan. Kalau datang ke Kota Manado makanan ringan yang cukup terkenal di Sulawesi Utara dan bisa dibawa sebagai buah tangan adalah Kacang Goyang.

Kudapan Kacang Goyang sering tersaji di setiap hajatan warga setempat. Berbahan baku kacang tanah, makanan ini terlihat begitu menarik mata karena bentuk dan tampilannya yang bewarna-warni. Kacang Goyang memiliki citarasa manis dan sedikit agak pahit. Teksturnya sedikit keras diluar namun ketika digigit akan terasa begitu lembut. Sekali makan kacang ini bisa membuat mulut Anda enggan untuk berhenti.

Kacang tanah atau yang dikenal juga dengan kacang kulit digunakan untuk bahan dasar kudapan ini. Setelah kulitnya dibuang kacang tanah lalu dilapisi dengan cairan gula warna-warni. Ini menghasilkan rasa kacang yang enak ditambah balutan gula pasir yang manis sehingga membuat Kacang Goyang banyak digemari.

Aneka ragam warna yang dihasilkan Kacang Goyang ini dihasilkan dari lelehan gula yang telah diberi zat pewarna guna menarik para pembeli. Warna-warna seperti merah, putih, merah jambu, menjadi warna yang begitu dominan Anda lihat dalam sebungkus Kacang Goyang. Nama Kacang Goyang sendiri menurut cerita orang Minahasa dihasilkan dari proses pembuatannya. Kacang tanah yang masih di dalam kulit lalu disangrai menggunakan pasir kemudian digoyang-goyangkan. Dari proses mengoyang-goyang kacang inilah nama Kacang Goyang berasal.


Pembuatan kacang goyang membutuhkan bahan-bahan yang terdiri dari kacang tanah, coklat van houten, gula putih, dan zat pewarna yang terdaftar. Untuk mengolahnya dibutuhkan alat-alat seperti ngiru atau sosiru, tungku api, kompor minyak tanah. Proses pembuatannya memakan waktu kurang lebih delapan jam. Proses yang paling berat yaitu pada saat penggoyangan, karena tidak boleh ditinggal. Jika memang harus ditinggal perlu adanya pengaturan api untuk menghindari kacang hangus.

  1. Prosesnya diawali dengan pemilihan kacang, ukuran kacang harus 8 milimeter sesuai sudah standar.
  2. Kemudian disangrai selama sekitar satu jam.
  3. Setelah disangrai, kulit ari kacang dilepaskan, kemudian dipisahkan antara yang masih utuh dan yang sudah pecah untuk mendapatkan kacang pilihan terbaik.
  4. Setelah itu masuk dalam proses penggoyangan. Ini adalah tahapan yang paling lama, untuk sekali pembuatan kacang goyang bisa memakan waktu hingga enam jam.
  5. Sambil digoyang, tuangkan sedikit demi sedikit lelehan gula ke atas kacang tanah. Lakukan terus penggoyangan hingga membentuk karang dasar.

Proses dilakukan perlahan agar kualitasnya bagus. Setelah enam jam kadar air dalam kacang juga bisa semakin berkurang. Proses pembuatan ini biasanya pada malam hari. Sementara untuk warna yang digunakan biasanya ada tiga warna, yaitu merah, putih, dan coklat. Bisa juga dibuat warna lain sesuai pesanan. Bahan utama untuk karang gula pada kacang goyang adalah gula putih.

Ada banyak tempat yang dikenal sebagai pusat kuliner ini. Satu di antaranya di Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu. Di Kotamobagu, para pembuatnya tersebar di beberapa wilayah seperti di Lingkungan IV, Kelurahan Motoboi Kecil. Kacang Goyang kemudian bertambah namanya dengan nama rumah industri masing-masing, seperti Kacang Goyang Kabela, yang diproduksi oleh Industri Rumah Tangga Kabela. Kacang Goyang biasa dibandrol dengan harga Rp10.000 sampai Rp25.000 atau lebih, semua tergantung besarnya ukuran dalam kemasan. Untuk mendapatkannya, Anda bisa membelinya di pusat oleh-oleh atau di berbagai supermarket di Manado.

Tags kuliner makanan resep panganan hidangan sajian tradisional masakan UMKM
Referensi:
  1. manado.tribunnews.com




Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar