topijelajah

Pastel Ikan Patin Camilan Khas Pekanbaru

DaerahKita 22/08/2020

Satu lagi kuliner khas Riau yang bisa anda cicip jika berkunjung ke kota Bertuah Pekanbaru, adalah pastel ikan patin. Kenapa kuliner yang satu ini menjadi panganan khas daerah setempat, karena bahan utamanya menggunakan ikan patin yang merupakan jenis ikan yang mudah didapat di daerah Riau.

Jika selama ini Anda hanya menikmati sajian gulai ikan patin dan asam pedas ikan patin di sejumlah rumah makan, maka Anda harus mencoba olahan lain dari ikan patin yang satu ini. Untuk membuat pastel ikan patin, pertama-tama ikan patin diolah terlebih dahulu dengan dijadikan abon , tentunya dengan bahan ikan patin pilihan. Abon ikan patin ini lalu dijadikan inti dari pastel.

Cobalah mencicipinya. Anda akan merasakan lezatnya makanan olahan ini. Pastel ikan patin yang berwarna kecoklatan setelah digoreng, jika digigit rasanya yang sedikit kriuk, renyah. Kita juga akan merasakan nikmatnya abon ikan patin, yang selain lezat, kandungan gizinya juga sangat baik.

Oleh-oleh dari Pekanbaru ini kabarnya sudah dikenal hingga Negara Thailand. Tak heran, kalau pastel ikan patin ini begitu populer di kalangan wisatawan. Kita bisa menemukannya di aneka toko oleh-oleh seperti Pasar Bawah, Pasar Cik Puan, Pekanbaru Malay, Mega Rasa, hingga di sekitar bandara kota.

Sekilas Tentang Ikan Patin

Ikan patin adalah salah satu jenis ikan sungai atau air tawar yang sangat populer di Kampar. Bukan hanya karena di sini banyak dibudidayakan, tapi menurut sejarahnya, dulunya ikan ini memang hanya ada di daerah aliran Sungai Kampar, Sungai Indragiri, Sungai Siak, dan Sungai Rokan, sungai-sungai yang mengalir di Provinsi Riau.

Ikan patin ini memiliki bentuk yang unik. Badannya panjang sedikit memipih, berwana putih perak dengan punggung berwarna kebiru-biruan, tidak bersisik, mulutnya kecil, memiliki sungut berjumlah 2-4 pasang yang berfungsi sebagai alat peraba. Ikan patin termasuk ikan yang hidup di dasar sungai dan lebih banyak mencari makan pada malam hari.

Ikan patin yang ditangkap dari sungai biasanya memiliki ukuran lebih panjang dan lebih berat. Pada era tahun 1970-an hingga 1980-an, masih sering dijumpai ikan patin yang panjangnya sampai satu meter lebih, namun sekarang ikan sebesar itu sudah mulai langka.

Tags kuliner makanan oleh-oleh buah tangan resep panganan hidangan sajian UMKM camilan tradisional
Referensi:
  1. detakkampar.co.id
  2. www.traveloka.com
  3. medium.com






Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar

Upah Minimum Provinsi (UMP) Terbaru

UMP 2019 Hasil Pencarian
UMP 2018 Hasil Pencarian
Kenaikan (%) Perubahan

Game Suwit Jawa v2.0